Menyebarkan Isu SARA, Seorang IRT di Banda Aceh Ditangkap

By Gampong IT Kamis, 17 Mei 2018
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - WF (38) seorang ibu rumah tangga (IRT) beralamat di Lam Ara, Banda Aceh ditangkap personil Ditreskrimsus Polda Aceh. Ia ditangkap karena diduga telah menyebarkan isu SARA terkait Bom Surabaya di postingan Facebook.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Misbahul Munauwar menyebutkan WF terduga pelaku SARA membagikan postingan terkait rusuhnya Rutan Mako Brimob atas postingan milik orang lain.

Dari status yang dibagikannya itu, ada seseorang nitizen berinisial LFY berkomentar dan memberi tahu tentang kejadian ledakan bom di Gereja Santa Maria, Ngagel Surabaya.

"WF membalas komentar dengan kata-kata mengandung SARA yakni "Memang Halal Darah Orang Kafir". Polisi yang mendapat informasi itu langsung menyelidiki pemilik akun WF dan menangkapmya," kata Kombes Pol Misbahul, Selasa (15/5).

Saat ditangkap, kata Misbahul, polisi menyita satu unit telepon gengam milik WF sebagai barang bukti. Pelaku dikenakan Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 sesuai dg UU RI No. 19/2016 perubahan atas UU RI No. 11/2008 tentang ITE

"Barang bukti dan pelaku kini diamankan di Mapolda Aceh untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Kombes Pol Misbahul.


ajnn.net

No Comment to " Menyebarkan Isu SARA, Seorang IRT di Banda Aceh Ditangkap "