Ungkap Sabu 1,6 Ton di Batam Tim Gabungan Diganjar Penghargaan Oleh Kapolri

By Gampong IT Selasa, 27 Maret 2018
Kapolri beri penghargaan tim gabungan (Foto: Putera/Okezone)

JAKARTA - Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Bea Cukai yang berhasil mengungkap Narkotika jenis Sabu sebanyak 1,6 ton di Perairan Batam,

diganjar penghargaan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian lantaran

Pemberian penghargaan itu langsung diserahkan oleh Tito sebagai pimpinan Korps Bhayangkara. Acara tersebut di gelar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (27/3/2018).

Setidaknya ada 197 petugas gabungan dari Polri dan Bea Cukai menerima penghargaaan tersebut. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolri tentang pemberian penghargaan ke anggota yang berprestasi.

Bentuk apresiasi atas prestasi jajaran Polri dan Bea Cukai itu terdiri dari pemberian piagam dan pin emas Kapolri. Sementara itu ada beberapa anggota polri yang menerima penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa.

Lalu, pemberian tiket untuk mengenyam pendidikan selanjutnya dan memberikan promosi jabatan untuk menjadi Kapolres.

Tak hanya pemberian penghargaan kepada tim gabungan, acara ini sekaligus meluncurkan kegiatan Anugerah Jurnalistik Polri Tahun 2018. Pada kesempatan ini tampak dihadiri beberapa pejabat tinggi Polri, pejabat Bea Cukai dan Pemimpin Redaksi (Pimred) media cetak, online dan televisi.

Pengungkapan ini bermula saat tim satgas gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Bea Cukai menangkap Kapal berbendera Singapura yang membawa narkotika jenis Sabu sebanyak 1,6 ton di perairan Batam.

Gerak-gerik Kapal tersebut sudah diintai oleh aparat penegak hukum sejak 1,5 bulan lamanya. Setelah mendapatkan kepastian, akhirnya dalam waktu tujuh hari petugas gabungan berhasil menangkap Kapal tersebut.

Tujuh hari penangkapan itu dimulai sejak, Kamis 13 Februari 2018, awalnya

Tim gabungan Satgas Polri telah melakukan kordinasi awal bersama perwakilan Bea Cukai Kanwil Pusat di Kantor Dittipid Narkoba Bareskrim Polri.

Berselang tiga hari dari kordinasi tersebut, atau 16 Februari 2018, akhirnya, tim Advance berangkat menuju ke Batam. Satu hari setelah itu, 17 Februari 2018, tim Advance kembali berkoordinasi dengan Bea Cukai Kanwil Kepulauan Riau di Pelabuhan Punggur, Batam.

Hal tersebut dilakukan untuk melakukan pergerakan melalui tim tindak dengan menggunakan Kapal Bea Cukai dengan Nomor Lambung BC 2005. Setelah itu, pada 18 Februari 2018, tim tindak bersama Kapal Bea Cukai tiba di sekitaran Perairan Anambas, Kepri dan langsing dilanjutkan dengan Patroli di sekitaran Perairan Anambas, Kepri.

Selama patroli satu hari tersebut, akhirnya pada 19 Februari 2018 tim Advance mendapat informasi mengenai Koordinat Kapal target yang berlokasi di 01.09.227 U / 103.48.023 T.

Mendapatkan lokasi, tim pun selanjutnya kembali berkordinasi dengan Bea Cukai Kanwil Kepri untuk dilakukan penyisiran dan pengejaran Kapal target.

Saat melakukan pengejaran Kapal yang membawa sabu 1,6 ton, akhirnya pada hari ini Selasa 20 Februari 2018 sekira pukul 07.35 wib pagi dilakukan penangkapan Kapal tersebut oleh Satgas Polri dan Bea Cukai dengan menggunakan Kapal BC 7005 di perairan Karang Helen Mars yang berdekatan dengan Karang Banteng.

Ketika itu, satgas gabungan Polri mengamankan satu unit Kapal ikan berisi Jaring Ketam asal Taiwan dengan bendera Singapura dan tidak terdapat dokumen serta surat-surat kapal. Akhirnya, dihari yang sama aparat menggiring Kapal tersebut menuju Pangkalan Bea Cukai Sekupang bersamaan dengan Kapal Bea Cukai 20007 yang turut serta Tim Bareskrim Polri.

Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan empat warga negara asing, mereka adalah, Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43) yang merupakan nahkoda Kapal dan Liu Yin Hua (63).

(muf)


okezone.com

No Comment to " Ungkap Sabu 1,6 Ton di Batam Tim Gabungan Diganjar Penghargaan Oleh Kapolri "