Rajah, Cantiknya Aplikasi Kebudayaan Suku Dayak di Perhiasan Kuningan dan Emas

By Gampong IT Senin, 26 Maret 2018
Perhiasan karya desainer (Foto: Pradita/Okezone)

INDONESIA memang dianugerahi kekayaan budaya yang luar biasa, yang di mana bisa dimanfaatkan untuk menjadi inspirasi untuk menghasilkan sebuah karya seni yang tidak hanya indah secara estetika tetapi juga berkualitas tinggi.

Seperti salah satunya perhiasan hasil karya anak bangsa, Rilya Krisnawati dengan lini perhiasannya, JUMPANONA, yang pada Senin 26 Maret 2018 berkesempatan untuk menampilkan karya-karya rancangannya dalam pagelaran Media Viewing Trend 2018 : Presentasi Trend Fashion & Karya Desainer Indonesia, yang dihelat dari 26-27 Maret 2018 dengan bertujuan untuk menampilkan persentasi karya dari para desainer Indonesia agar bisa memperkenalkan perkembangan tren fesyen di Indonesia.

 (Baca Juga: Di Jakarta, David Beckham Suarakan Gaya Hidup Sehat)

Dalam fashion show dengan tema Rajah kali ini, Rilya menampilkan sederet koleksi perhiasan rancangannya, mulai dari kalung, gelang, cincing, dan anting dalam berbagai bentuk yang desainnya diketahui terinspirasi dari kebudayaan suku Dayak, di Malinau, Kalimantan. Suku yang mencintai seni menghias tubuh alias tato sebagai salah satu tradisi khas suku mereka.

Tema Rajah jadi tema besar yang diusung dalam koleksi Spring/Summer 2018 ini, di mana Rajah yang biasanya kerap disebut dengan sebutan parung atau betik (tato) ini sendiri diketahui lebih lanjut diyakini oleh suku Dayak sebagai penerang orang-orang suku Dayak dalam perjalanan kekekalan dalam hidup. Dalam koleksi ini sendiri, Rilya dengan khusus sengaja mengangkat nilai dari budaya Tanah Air dan semangat kearifan lokal.

  (Baca Juga: 10 Gaun Terbaik yang Dikenakan Artis Dunia, Termasuk Gaun Daging Lady Gaga)

Siluet-siluet yang dihadirkan dalam koleksi ini, dihadirkan dalam bentuk tampilan siluet basic mulai dari gelang bangle, kalung berbandul untaian rantai panjang, kalung bandul solid berukuran besar, hingga anting menjuntai. Sedangkan untuk material bahan, koleksi perhiasan ini dibuat dengan menggunakan seratus persen kuningan yang dikombinasikan dengan emas 18 karat, kristal, manik-manik, hingga kerang laut.

 

Dengan desain unik dan juga penggunaan kombinasi material bahan-bahan berkualitas, tentunya perhiasan karya anak bangsa satu ini tidak kalah cantik dan indah dengan perhiasan-perhiasan bergaya mainstream dari lini-lini besar pada umumnya bukan?

(tam)


okezone.com

No Comment to " Rajah, Cantiknya Aplikasi Kebudayaan Suku Dayak di Perhiasan Kuningan dan Emas "