Polri Segera Rampungkan Berkas Kasus Muslim Cyber Army

By Gampong IT Senin, 26 Maret 2018
Karopenmas Humas Polri Brigjen M Iqbal (Foto: Okezone)

JAKARTA - Polri mengaku tidak menemukan kendala atas penyidikan sindikat penyebar hoax Muslim Ciber Army (MCA). Namun, hingga saat ini berkas penyidikan masih belum rampung.

Menurut Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal, akan segera merampungkan berkasnya. Dalam proses itu, kepolisian juga masih terus melakukan pengembangan.

"Tidak ada kendalanya. Sedang berproses. Tinggal perampungan berkas sekaligus pengembangan," kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal kepada wartawan, Senin (26/3/2018).

Pengembangan yang dimaksud Iqbal yakni penyelidikan terhadap pemberi dana terhadap kelompok MCA dan pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

"Pengembangan. Sudah jelas, lidik lagi, (termasuk pemberi dana) masih dikembangkan, didalami," tutupnya.

(Baca Juga: Ulama Banten Deklarasi Anti Hoaks dan Penganiayaan Pemuka Agama)

Sebagaimana diketahui, Polri terus melakukan mengembangkan kasus kelompok penyebar ujaran kebencian di media sosial yang tergabung dalam grup WhatsApp The Family Muslim Cyber Army.

Polri juga melakukan penyitaan rekening jaringan penyebar ujaran kebencian, dalam penyitaan rekening tersebut juga dijadikan untuk penelusuran pemberi dana kepada MCA. Untuk mengetahui siapa saja yang mentransfer, Polri mengandeng Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

The Family MCA diduga kuat sering melempar isu provokatif di medsos, antara lain kebangkitan PKI, penculikan ulama, dan penyerangan terhadap nama baik presiden, pemerintah, serta tokoh-tokoh tertentu.

Diduga kuat, MCA ini juga melibatkan mantan dari anggota atau jaringan dari sindikat penyebar hoax Saracen yang sebelumnya sudah diusut polisi. Selain ujaran kebencian, kelompok MCA ini ditenggarai juga mengirimkan virus kepada kelompok atau orang yang dianggap musuh. Virus ini biasanya merusak perangkat elektronik penerima.

Berdasarkan data terakhir dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, dalam kasus ini telah menangkap tujuh penyebar hoax yang berada dalam kelompok The Family MCA.

Mereka terancam dikenai Pasal 45A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU ITE 11 Tahun 2008 ITE, Pasal Jo Pasal 4 huruf b angka 1 UU 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 33 UU ITE.

(Ari)


okezone.com

No Comment to " Polri Segera Rampungkan Berkas Kasus Muslim Cyber Army "