Pasar Saham Asia Menguat Ikuti Menghijaunya Wall Street

By Gampong IT Selasa, 27 Maret 2018
Ilustrasi Indeks Asia. (Foto: Reuters)

SYDNEY - Pasar saham Asia rally karena laporan di belakang layar, terkait pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan China, yang menghidupkan kembali harapan perang perdagangan dapat dihindari. Pertemuan ini pun membuat dolar AS dan yen Jepang.

Mengambil isyarat dari lonjakan di Wall Street, indeks Nikkei Jepang. N225 naik 1,1% pada awal perdagangan. Indeks MSCI, terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang, menguat 0,4%, dan indeks KOSPI Korea Selatan .KS11 naik 0,7% dan menambah keuntungan.

Para pejabat China dan AS dikabarkan sedang sibuk bernegosiasi untuk menghindari perang dagang habis-habisan. Pejabat Gedung Putih meminta China untuk memotong tarif atas mobil impor, yang memungkinkan kepemilikan mayoritas perusahaan jasa keuangan asing dan membeli lebih banyak semikonduktor buatan AS.

Perdana Menteri China Li Keqiang, berjanji untuk mempertahankan negosiasi perdagangan dan mempermudah akses ke bisnis Amerika. Bahkan, kompromi tersebut mendorong Wall Street ke hari terbaiknya dalam 2,5 tahunan dan memberikan indeks Dow kenaikan terbesar ketiga yang pernah ada.

Indeks Dow Jones .DJI melonjak 2,84%, sedangkan indeks S&P 500 .SPX naik 2,72%, dan indeks Nasdaq .IXIC 3,26%. Semua 11 sektor utama S&P 500 naik, dengan sektor teknologi .SPLRCT naik 4,0% dan keuangan .SPSY 3,2%.

Meski demikian, lonjakan pasar saham nampaknya membebani pasar obligasi, US Treasury saat ini mendekati rekor USD294 miliar minggu ini. Imbal hasil pada obligasi Treasury 10-tahun US10YT = RR naik tipis menjadi 2,85%, tetapi tetap kurang dari top minggu lalu di atas 2,90%.

Di pasar mata uang, reaksinya adalah melepas yen dan dolar AS. Short-covering terhadap euro sangat tajam, karena mata uang tersebut melonjak 1,4% semalam EURJPY dan diperdagangkan di 131,32 yen.

(mrt)


okezone.com

No Comment to " Pasar Saham Asia Menguat Ikuti Menghijaunya Wall Street "