Jenis-jenis Kegiatan Tidak Diperbolehkan dalam APBA 2018

By Gampong IT Kamis, 18 Januari 2018
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengaku baru menerima salinan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dibuat oleh Tim Anggaran Penerintah Aceh (TAPA), berisi daftar jenis-jenis program usulan masyarakat yang tidak dibolehkan, serta yang dibolehkan dengan syarat-syarat khusus, untuk dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) 2018.

"Setelah sekian lama pembahasan APBA 2018 berjalan, baru pada tanggal 15 Januari 2018 kemarin, saya menerima salinan S.O.P yang dibuat oleh Tim Anggaran Penerintah Aceh (TAPA). SOP ini telah lama diminta DPRA, namun tidak pernah diberikan secara resmi," kata Irwan Djohan, Selasa (16/1).

Selama pembahasan APBA 2018 berjalan hingga sudah di pertengahan Januari 2018 ini, kata Irwan Djohan, SOP tersebut hanya disampaikan secara lisan dan sepotong-sepotong oleh TAPA, sehingga membuat para anggota DPRA memiliki asumsi masing-masing dan berbeda-beda cara dalam mengakomodir usulan masyarakat.

SOP tentang desk pembahasan kegiatan usulan masyararakat tahun 2018. Foto: Ist

"SOP seperti ini juga baru ada kali ini, yaitu untuk APBA 2018. Sedangkan untuk penyusunan APBA 2015, 2016, 2017, SOP yang resmi seperti ini tidak pernah ada. SOP yang baru ditetapkan pada tanggal 8 Desember 2017 ini juga salah satu faktor terlambatnya dicapai kesepakatan antara legislatif dan eksekutif dalam penyusunan KUA-PPAS serta RAPBA 2018," ungkapnya.

Menurutnya SOP tersebut sangat perlu dipublikasikan kepada seluruh masyarakat Aceh, agar masyarakat mengetahui jenis program dan kegiatan seperti apa yang dilarang untuk dianggarkan dalam APBA 2018.

"Sehingga berbagai elemen masyarakat yang telah mengajukan aspirasinya melalui lembaga DPRA tidak menyalahkan para anggota DPRA apabila tidak dapat membantu masuknya permohonan mereka tersebut," jelasnya.

SOP tentang desk pembahasan kegiatan usulan masyararakat tahun 2018. Foto: Ist

Berikut usulan kegiatan yang tidak dibolehkan/dilarang (merah) antara lain:

1. Pagu usulan di bawah Rp 100 juta kecuali rumah dhuafa dan anak yatim, bantuan untuk penyandang disabilitas dan fakir miskin.
2. Pengadaan buku
3. Bantuan modal usaha
4. Bantuan pendidikan perseorangan
5. Teratak/alat tulis prasmanan dan kursi
6. Publikasi/pariwara
7. Kendaraan bermotor (roda dua dan roda empat).
8. Kain sarung, baju, sajadah, dan sejenisnya.
9. Usaha perorangan/kelompok yang mencari keuntungan.


ajnn.net

No Comment to " Jenis-jenis Kegiatan Tidak Diperbolehkan dalam APBA 2018 "