Ini Profil Singkat Perjalanan Usaha Bus Sempati Star di Aceh

By Gampong IT Minggu, 21 Januari 2018

Izin Trayek Dibekukan Sementara,

Banda Aceh I Minggu ini, warga Aceh dikejutkan kecelakaan berturut-turut menimpa Bus Sempati Star. Bayangkan, dalam satu hari, telah terjadi dua kecelakaan secara bersama dan mengakibatkan korban tewas. Lantas, sejumlah warga mengecam manajemen Bus Sempati Star. Masyarakat menuding, manajemen hanya mengeruk ongkos saja dari penumpang yang terbilang mahal, tanpa memperhatikan keselamatan.

Kecaman juga datang dari sejumlah anggota DPR Aceh. Bahkan, anggota legeslatif meminta Dinas Perhubungan Aceh mencabut izin trayek Bus Sempati Star beroperasi di Aceh.

Bak gayung bersambut, Jumat malam (19/1/18), Kepala Dishub Aceh membacakan beberapa poin hasil keputusan rapat menyangkut nasib Bus Sempati Star. Salah satunya poin disebutkan, Dishub Aceh merekomendasikan pada Kemenhub RI untuk menghentikan sementara 37 trayek Bus Sempati Star. Izin yang dihentikan itu, memang belum berjalan, namun sudah memiliki izin prinsip.

Lepas dari semua itu, tahukah Anda profil singkat perjalanan Bus Sempati Star di Aceh? Sempati Star berawal dari PO Bintang Sempati yang sudah tidak beroperasi lagi selama lebih kurang satu  tahun lamanya. Karena itu, tanggal 28 Mei 2012 PO Bintang Sempati diambil alih menjadi Sempati Star yang mulai beroperasi pada tanggal 17 September 2012. Ketika itu, armada Sempati Star baru mempunyai 6 unit. Mercedes Benz Type 1626. Seiring waktu, Bus Sempati Star terus berkembang dan sampai sekarang (2018) dan sudah memiliki armada 71 unit bus dan 4 Unit Shuttle (Micro Bus), diantaranya tipe Mercedes Benz (type 1626, 1830, 1826), Scania K360 dan Shuttle dengan pelayanan Medan – Banda Aceh, Medan- Meulaboh, Medan Takengon PP.

Saat ini Sempati Star Bernaung di bawah Manajemen Sepakat Maju Group yang dimiliki Muchlis Yunus, warga Aceh Utara dan berdomisili di Medan (Sumatera Utara).***

 

 

 

 

 

 


modusaceh.co

No Comment to " Ini Profil Singkat Perjalanan Usaha Bus Sempati Star di Aceh "